PADA BULAN MEI
Ini tentang hari yang kita tunjuk itu
bilangan tanggalan ketika debaran itu akhirnya berada di detak terakhirMenyusut galau yang terendap di tiga lingkar matahari
Berulang ke janji lalu
Sebuah kilau manis dari setelan merah hati yang menyenuhku oleh gembira
Serasa tetes peluhmu semacam harum kasturi
Seperti apa jatuh di dalam palung hitam tersamar putih bernama cinta?
Lalu sederet alfabetis berjejer lima aksara
Ketika bulan telah tertatih lima periode beredar
Agaknya debur itu bukan lagi milik ombak,ketika kita berhadapan dengannya
Saat bertatapan dalam rasa yang masing-masing kita pendam erat-erat
Segala ego yang merajai itu jatuh luruh menjadi gundukan pasir.
8 mei 2009
Di tempat itu jejak tapak yang berhasil kita satukanBerakhir dengan tahun yang masih lalu lalang di kota lumbung padi
Tak ingin kupandang masa depan itu warnanya seperti apa
Mungkin ia semerah rambutmu yang tersilau matahari ketika kau damai memainkan bola merah itu
Mungkin juga sehijau kaus favoritmu ketika setiap kali bertemu
Atau sebiru jaket yang sering kau gunakan itu.
Rasanya, aku memang tak boleh menerka
Tapi setelah hari ini
Ada sebuah rongga kecil tersisa
hanya untuk merindumu
MERAH PUTIH
Untukmu Teater Merah Putih
"Mengalir dalam Darah Bersatu dalam Tulang Kibarkan Semangat Merah Putih"
Merah Putih
Merahmu masih benar-benar merah
Semerah darah para pejuang yang membanjiri bumi pertiwi
Merah Putih
Putihmu masih benar-benar putih
Putih yang suci, sesuci jiwa para leluhur bangsa yang dengan tulus menegakkanmu
Merah Putih
Merahmu adalah lambang keberanian, kejantanan dan keperkasaan
Putihmu adalah simbol keluhuran budi pekerti, ketulusan hati dan kejernihan jiwa
Merah Putih
Merah bukan kesumba, tapi merahnya darah-darah pahlawan
Putih bukan pemutih, tapi putihnya hati-hati pejuang
Merah Putih
Tak pula bergincu yang penuh kepalsuan,
Tak pula berbedak yang disapu kemunafikan.
Wahai Merah Putih
Abadimu akan tetap mengalir dalam darah
Bersatu dalam tulang
Bersulam benang-benang keikhlasan
Bersuci mata air, air mata kesabaran
Wahai Merah Putih
Selama kau masih berkibar merahmu akan semakin membara
Menyala benderang membakar keberanianku dan membangkitkan kejantananku
Teruslah berkibar menjilat matahari
Sejarah adalah saksi abadi
AntikaRindi
Karawang 2011


